16.5.06

Little Death

kau baru tiba . aku hendak pergi
kau turun dari mobil . aku masuk ke mobil
kau ada pasangan . aku tiada
kau putih . aku hitam

[tiba-tiba saja kau dan aku bersirobok pandang]

kau menatap . aku menatap
matamu bicara . mataku bicara
kau tahu . aku tahu

beberapa detik itu . beberapa saat itu
memilin . menjalin
bertaut . berpagut

tak ada titik antara kau dan aku

kau begitu indah
begitu indah
i n d a h
aku tak kuasa

[tiba-tiba saja waktu membuyarkan segalanya]

ditarik pasangan kau pergi . ditarik janji aku pun harus pergi
kau berbalik . nanar kutatap punggungmu
aku tahu kau tahu aku menatapmu
getaran itu masih mengambang di udara

[minggu sore . pelataran parkir the harvest . how i adore you]

Adik Kecil [chapter 1 & 2]

chapter 1

adik kecil sedang apa
padahal bulan sudah purnama
seharusnya sudah mimpi terbang ke sana
tapi kenapa kamu masih terjaga

adik sedang gaul oom
mau nonton midnite di studio xxi
filmnya terserah mama papa
sambil nunggu kan bisa duduk di sofa empuk
dan adik masih bisa lihat bulan purnama
di sini dari jendela kafe starbucks

[sabtu malam, afternight life, e.x./plz indonesia]


chapter 2

adik kecil sedang apa
padahal bulan sudah purnama
seharusnya sudah mimpi terbang ke sana
tapi kenapa kamu masih terjaga

adik sedang kerja oom
mesti cari makan sendiri kalau lapar
gak boleh nangis kalau kehujanan
gak ada tempat selain di atas jembatan
tapi dari sini adik bisa lihat bulan purnama
lebih gede malah

[sabtu malam, another afternight life, jembatan uki]

9.5.06

'Kembaraga'

friday night. rush hour. traffic jam.


[cellphone vibrates]


[saya] halo?
[kawan] halo? dimana lo?

di jalan, otw home, aya naon neng? [trilingual mode on]
gw lagi di plangi. tau gak [gossip mode on] gw baru ngeliat co pake kemeja coklat celana coklat dan sosoknya mirip abis sama lo. makanya gw telp lo sekarang buat mastiin.

[saya menunduk sejenak, menatap busana serba coklat yang sedang dikenakan]  you know what, gw juga hari ini pake kemeja coklat celana coklat sepatu coklat celana dalem baru

hihihi gak penting kali! btw yang jelas hari ini gw sudah melihat satu orang kembaraga lo!
tul, dengan catatan dia juga mesti super ganteng seperti gw
[narcist mode on]


ah, kawan saya yang satu ini [ce/lajang/always available/cantik menurut dia/mungkin cantik menurut saya] sejak dulu amat sangat percaya bahwa di bumi ini pasti ada 7 orang dengan kemiripan fisik/sosok yang sama.  saya biasa menyebut hal ini dengan istilah 'kembaraga'.

para 'kembaraga' ini tidaklah selalu harus mirip seperti orang kembar identik, tapi setidaknya punya sosok/performance/appealing yang nyaris sama satu sama lain.

saya sendiri sebenarnya gak begitu peduli gak begitu percaya sama aliran kepercayaan 'kembaraga' ini, tidak sampai setelah kawan saya tadi menelepon, hingga mau tak mau saya pun menggali keping2 memori yang ada hubungannya dengan fenomena tersebut. samar2 penggalan2 kejadian pun mulai membayang...


setting: Jambore HKSN, Cibubur
saksi hidup: Oco Suroco, rekan satu tim fasilitator
kesaksian: "teman sekolah gw dulu amat sangat mirip dengan lo, makanya pas pertama ketemu lo tadi gw udah merasa familiar aja sama lo"


setting: Patas AC Mayasari Bakti
saksi hidup: Achmad Rivani, classmate waktu smp
kesaksian: "mantan boss gw, masih muda, lajang, pinter, kaya raya, asli sosoknya tuh lo banget"


setting: Kamp pengungsi korban kerusuhan Sampit, Pontianak
saksi hidup: Harsono, local guide
kesaksian: "para pengungsi di sini amat berbahagia dengan kunjungan pak artis ke sini"
                 "huh? pak artis? saya?" [menunjuk diri sendiri]
                 "loh, bukannya anda artis sinetron itu?" [kaget]

                  [maap, saya gak perlu sebut nama artisnya]


setting: Balai Sudirman
saksi hidup: saya sendiri & beberapa orang kawan
kesaksian: [he's handsome, looks very classy in a fancy azzure suit, prada eyewear if i can tell, and holding hand tightly with a beautiful lady]

dan saya langsung ngeloyor keluar ballroom, feeling awkward and awfully bizzare


setting: Plaza Semanggi
saksi hidup: kawan ce saya tadi
kesaksian: ya itu tadi, super ganteng dengan stelan serba coklat ;p



OMIGOD, hitung punya hitung, berarti sudah ada 5 orang yang diketahui punya kemiripan dengan saya. 
5 detected people + myself + 1 undetected person = 7 kembaraga

...dan 7 kembaraga yang bergabung bisa menyelamatkan dunia! [tadaaa]


well, mungkin inilah rahasia hidup yang harus saya ungkap.  dimana misi yang saya emban selanjutnya adalah menemukan seorang kembaraga lagi, the seventh element, untuk melengkapi jadi 7.

then mission accomplished!

 

26.4.06

Genome [The Autobiography Of A Species In 23 Chapters]

Rating:★★★★
Category:Books
Genre: Science
Author:Matt Ridley
Pheww... inilah saya dalam 23 bab. Membaca buku ini serasa membaca rahasia diri sendiri dilihat dari sudut pandang genetika.

Pada saat buku ini ditulis, pada saat buku ini dirilis, pada saat buku ini dibaca, pada saat review ini ditulis, pada saat review ini dibaca, sudah ada banyak perkembangan baru dalam pengungkapan rahasia genetika. Maka maafkan jika hal-hal yang saya tulis ini ternyata sudah tidak terlalu up-to-date.

Buku ini bercerita tentang genom manusia yang hadir dalam 23 kromosom [dimana 22 kromosom diberi nomor urut berdasarkan ukuran dari terbesar hingga terkecil, dan sepasang sisanya adalah kromosom seks XX atau XY].

Sungguh menakjubkan mengetahui betapa informasi digital yang terekam dalam salinan DNA manusia mampu mengungkap misteri kehidupan yang telah dilalui leluhur kita hingga empat milyar tahun silam.

Keberatan jika leluhur kita ternyata hanyalah untaian protein?

Keberatan jika nenek moyang kita semua berasal dari Afrika bagian tengah?

Keberatan jika gen manusia adalah 98% identik dengan gen simpanse?

Wow, banyak hal-hal di luar pemahaman saya selama ini yang ternyata terekam dengan baik dalam kode-kode genetik manusia.

Well, membahas keduapuluhtiga kromosom tersebut pastinya akan sangat panjang. Baca saja sendiri bukunya dan temukan keajaiban ilmu pengetahuan yang akan membuat kita 'waaaaaah'.

Mungkin nanti jika saya ingat [jika gen CREBB saya yang terletak di kromosom 2 masih setia bersekutu dgn gen CREBBP di kromosom 16 untuk mengaktifkan memori pada otak], saya berniat untuk mengangkat beberapa topik menarik dari buku ini ke dalam blog saya. Maka ingatkan saya [in case something happens...]

:)

19.4.06

Si Dubuk

...

suatu hari panggilan tak dikenal masuk
dia bilang temanku yang sedang sibuk
memberikan nomorku untuk diketuk
karena kepuasan bukan janji muluk

jadi dia pikir aku seekor dubuk
tinggal masuk usah ditepuk
tinggal peluh usah dipeluk
sudah usai boleh digebuk

tapi mungkin saja aku seekor dubuk
tak bisa lain selain mengutuk
cuma ingin memberinya pelajaran buruk
maka kubiarkan ia masuk ke gubuk

faktanya setelah kita duduk
saling tatap hingga ke dalam ceruk
aku malah merasa bagai mabuk
bagai pitik kehilangan induk

nguk nguk
panah asmara menusuk si dubuk

[...hidup punya caranya sendiri untuk mempertemukanmu dengan orang-orang yang sebelumnya tak pernah terpikir kepada siapa kau akan bersua kepada siapa kau akan bertaut...]

12.4.06

Ikrar Yang Teringkar

k a w a n






tadi pagi saya teriris silet lagi . berdarah lagi . [ouch, what the @$!%] . tapi yah, mungkin ini konsekwensi dari kealpaan saya untuk mengganti pisau cukur yang sudah aus . atau mungkin solusi paling gampang, membiarkan godek saya tumbuh kembali .






kamu pasti masih ingat kawan, resolusi terakhir saya yang terikrar adalah tampil klimis, dengan crew cut tanpa cambang/brewok/godek atau apalah namanya . secara pertumbuhan rambut di wajah saya cukup pesat, mengharuskan saya melakukan ritual shaving setiap pagi setiap 1x24 jam . [saya punya tiga pisau cukur: pertama untuk pemakaian sehari2, kedua bersemayam dalam travel kit yang selalu saya bawa kemana2, ketiga yang saya sediakan cuma2 untuk adik saya yang ternyata diam2 suka sharing pisau cukur saya] .  mungkin itu sebabnya pisau cukur kategori pertama saya cepat tumpul dan terkadang suka menimbulkan luka gores di wajah . padahal hanya perlu diisi ulang mata pisaunya saja .  dan barang sekecil itu selalu saja terlupa setiap saya membeli sesuatu di toko misalnya . [faktor umur? xixixi] .






ok then, luka tadi bisa teratasi dengan sapuan aftershave splash, meski perihnya tak terkira . but hey, wait a minute... [clak clak tetes terakhir] . dengan setengah hati saya menyingkirkan botol kosong itu dan beralih pada my-least-fave-aftershave lain yang berupa lotion . omigod, rasanya berminyak sekali di wajah, pastinya karena efek moisturizer . inilah akibat terlalu cepat termakan rayuan mbak2 spg dan membeli barang yang belum tentu cocok sama kita . padahal saya sudah terbiasa menggunakan aftershave beralkohol . [damn!] .






maka, setelah disaster kecil pagi ini, saya memutuskan untuk menumbuhkan kembali godek saya . setidaknya untuk meng-eliminir resiko cidera pada wajah, dan menghindari keharusan saya mengingat2 barang apa yang harus dibeli kalau sedang di toko . :p






maafkan saya hanya bertahan dua minggu dengan wajah klimis saya . maafkan kalau kamu belum sempat melihat wajah klimis saya . maafkan saya ya [japanese style] .






s a y a

7.4.06

My Funny Friend And Me

SENANGnya kemarin bertemu dengan seorang teman, secara telah lama tak bersua, teman yang tak mau disebutkan namanya ini juga adalah sarana ngobrol yang seru, mulai obrolan berbobot sampai chit-chat gak penting.

Hi!!! [dari jauh teman saya sudah memanggil]

[dari jauh saya langsung menampakkan raut wajah kecewa]  Yaaah, berarti kita jodoh dunk...

Huh? Maksud lo?

Iya, tadi gw sempet kepikiran lo, terus dalam hati terucap kalo pada akhirnya kita kemudian ketemu berarti kita emang jodoh. Dan faktanya: kita ketemu, kan? [dengan raut muka menyesal]

Huh? Maksud lo? [pengen gampar]

Huahahaha, akhirnya saya bisa tertawa lagi setelah seharian tadi perang dingin sama flu.  Teman saya ini memang kocak, cuek, aneh, weirdo, wacko, dan seumur hidup kenal dia saya baru sekali lihat dia pakai rok (ya waktu jaman SMU dulu, grrrrrrr).  Serunya ngobrol sama dia adalah saya bisa menyerap beberapa kosakata baku yang mungkin sudah tersingkir dari ingatan.

Seperti ketika saya curhat tentang status hubungan yang terakhir.

Ooo jadi hubungan kalian itu resiprok

Resiprok? Apa tuh, varietas baru jeruk keprok ya?

Resiprok itu artinya saling berbalas gitu lho

Hmm, kalo cinta tak berbalas? Un-resiprok?

Kalo cinta tak berbalas ya berarti un-break my heart aja kali!  [kemudian temanku bicara serius lagi]  Tapi bagusnya perasaan lo itu tidak dilandasi cinta platonik

Huh?  Apaan lagi tuh?

Sesuatu yang sepertinya musykil, kayaknya gak mungkin aja.  Seperti harapan cinta lo ke gw.  Bagai pungguk merindukan bulan.  Gak mungkinlah.  Hiattt!!! [jurus karate]

Musykil?  Sodaranya Mus Mujiono? [kepala benjol, tapi teteup keukeuh nanya]

Hiattt!!! [jurus karate part II]

Sebelum berpisah dengan tambahan pengetahuan kosakata baru, saya memberinya pertanyaan mengenai kondisi yang saya alami sekarang.

Lo pilih mana, menyintai atau dicintai?

[berpikir sejenak]  Gw pilih keduanya

Gak bisa, mesti pilih salah satu! Gimana sih lo?

Huh? Jadi ini salah gw?  Salah temen2 gw?

[berhubung pembicaraan udah gak penting, jadi saya potong sampai di sini]