Salut! Lagi remaja Indonesia berprestasi menciptakan kode enkripsi yang bakalan sulit untuk dipecahkan bahkan oleh agen sekaliber CIA/FBI sekalipun.
Terakhir, saya juga berkesempatan membaca pesan yang berisi kode tersebut, dan sumpah usaha saya untuk menerjemahkannya malah bikin mata siwer dan kepala puyeng. Dijamin ahli bahasa seperti JS Badudu pun bakal dibikin nangis sambil kayang dibuatnya.
Ass. KL0 w Mc J9n di an9kT yE... W m0 dEn9R nssP NA nEeh,, bTw nEeh judL nyE pe N n0pz kodE L9u nyE brPe? maAp yE lo 9N66u,, s x lg! MaAp... 6a pa" kN... l3Z GpL!
Ladies & gentlemen, could you please translate 'em for me. Kalo bisa jago!
27.2.08
14.2.08
STIFF: OtoMAYATis Romantis
| Rating: | ★★★★ |
| Category: | Books |
| Genre: | Science |
| Author: | Mary Roach |
Beberapa bahasan menarik di dalam buku ini:
1. Mau ikut kursus penyegaran anatomi wajah dan face-lift? Sayang, hanya terbatas untuk para ahli bedah kecantikan ternama di AS, dan pastinya mahal karena mereka berpraktek menggunakan penggalan kepala mayat segar.
HER: "Emang kepala mayat mahal ya, Mas?"
HIM: "Kayaknya. Kepala kakap aja mahal kalo di restoran Padang, tapi enak lho!"
HER: "Gembuuuul!"
2. Piknik yuk di lereng bukit Knoxville di Tennessee. Di hamparan rumputnya banyak yang sedang berbaring berjemur, atau kadang berteduh di bawah rimbun pepohonan. Mereka adalah mayat2 manusia yang dibiarkan membusuk, ada yang telanjang, ada yang berbusana lengkap, ada yang dikubur dangkal, ada yang ditanam dalam beton, ada yang dibungkus kantong plastik, dll. Semua ini adalah ladang penelitian bagi para ahli ilmu forensik.
HER: "Mas, aku takut..."
HIM memanfaatkan kesempatan ini dengan cerdas ;p
3. Cangkok kepala? Sudah pernah berhasil dilakukan pada hewan2 percobaan. Cangkok kepala manusia? Hmmm beberapa percobaan ekstrim pernah dilakukan sejak abad pertengahan. Masalahnya hingga kini para ahli bedah belum dapat menyambung saraf tulang belakang dengan kepala donor. Jika di masa depan hal itu dapat dilakukan, OMG, mungkin hal ini bakal jadi kontroversi terheboh setelah teknologi kloning manusia. Well, we'll see.
HER: "Mas, lucu kali ya, kalo di masa depan kepalaku dicangkok ke badan Angelina Jolie."
HIM: "Iya say, tapi bisa aja pada saat itu Angelina Jolie udah jadi nenek2 keriput."
HER: "Huuh, ini kan cuma pengandaian..."
HIM: "Iya say, iya. Kalo gitu Mas juga mau ganti bodi sama yang lebih padat berisi: Pamela Anderson!"
4. Cemilan menyehatkan abad 12: gula2 manusia. Dalam artian sebenarnya lho, yaitu mayat manusia (umumnya kakek2) yang direndam dalam madu selama 100 tahun. Niscaya ampuh untuk menyembuhkan borok/luka. Cukup dimakan sedikit2 saja, sehingga dapat juga menjadi kudapan ringan bersama keluarga tercinta.
HER: "Kudapan ringan? KUDAPAN RINGAN? PAKE DAGING MAYAT?"
HIM: "Ehm, mendingan icip2 daging hidup ya, say..."
PLAK!!!
5. Promesa, adalah sebuah perusahaan pupuk di Swedia yang tengah mengembangkan pembuatan kompos organik berteknologi tinggi. Bahannya? Mayat manusia. Dibekukan lalu dicacah dan digiling. Ya, kasarnya begitu. Bagaimanapun, tindakan ini sudah mendapat restu dari Raja Carl Gustav dan Gereja Swedia.
HIM: "Pindah kesana yuk!"
HER: "Kyaaaa, hijrah ke Swedia?"
HIM: "Bukan, kita pindah ke depan perapian. Di sini dingin, sayang."
HER menatap HIM penuh cinta. Lalu ikutan pindah ngejogrok di depan tungku kayu bakar sambil nunggu rebusan singkong matang.
6. Pada abad 18, untuk membangunkan kembali orang yang mati suri, digunakan berbagai teknik mutakhir pada saat itu: telapak kaki diiris silet, jarum ditusukkan di balik kuku, besi panas dimasukkan lewat 'jalan belakang', sampai penggunaan alat penjepit puting dengan berbagai variasi. Berminat?
HIM: "Hahaha, kalo jepit2 puting sih aye juga doyan!"
HER toyor HIM pake linggis.
7. Sekilas kremasi:
Kulit dan rambut dalam sekejap hangus terbakar. Penggumpalan panas protein otot menyebabkan otot berkontraksi sehingga tubuh seolah2 menekuk. Penghancuran jaringan lunak berangsur-angsur memperlihatkan bagian2 kerangka. Telah diamati bahwa otak terutama tahan terhadap pembakaran selama kremasi, bahkan ketika ruang tengkorak telah hancur berkeping2, otak terlihat seperti bongkahan gelap yang agak lengket. Akhirnya tulang punggung tampak setelah organ2 menghilang, tulangnya putih berkilauan dalam api dan kerangkanya pecah berantakan...
HER: "Ngomong2 kremasi, jadi pengen dikramasi..."
HIM: "Krembong di salon maksut yey? Hyuuuuk ya yuuuuk..."
Buku ini memang berbeza!
13.12.07
Lawan Kawan
Argh, mestinya saya senang
tahun bertahun telah lewat
ketika dirimu kembali kontak
apa kabar kawan?
tlah lama kau menghilang
watzup watzup..
kawan..
tak perlulah basa-basi itu
adakah waktu tuk nostalgia
lho, kawan..
t'nyata kau memang tak pakai basa-basi
Pagi pak. Gimana kabar? Skdar info: sejak sy presentasi ke bpk ttg <tiiiit>, sdh 30 org yg gabung. Harusnya jd aset bpk. Tq.
kawan..
Boss, lupa ya? Hari ini ada info sgt bagus ttg usaha baru. Untung berapa? Dtg dulu. Di depan rumah bersalin bla bla bla...
kawan..
kali ini saya tak senang
ketika namamu berkedip di layar ponsel
maaf
bila selanjutnya tak berbalas
karna antusiasmu buatku kandas
"Sorry sob, I wasn't born to do your thing."
tahun bertahun telah lewat
ketika dirimu kembali kontak
apa kabar kawan?
tlah lama kau menghilang
watzup watzup..
kawan..
tak perlulah basa-basi itu
adakah waktu tuk nostalgia
lho, kawan..
t'nyata kau memang tak pakai basa-basi
Pagi pak. Gimana kabar? Skdar info: sejak sy presentasi ke bpk ttg <tiiiit>, sdh 30 org yg gabung. Harusnya jd aset bpk. Tq.
kawan..
Boss, lupa ya? Hari ini ada info sgt bagus ttg usaha baru. Untung berapa? Dtg dulu. Di depan rumah bersalin bla bla bla...
kawan..
kali ini saya tak senang
ketika namamu berkedip di layar ponsel
maaf
bila selanjutnya tak berbalas
karna antusiasmu buatku kandas
"Sorry sob, I wasn't born to do your thing."
12.12.07
FuckTA
Syahdan, ketika membaca harian lokal Radar Bogor, mata saya tertohok pada jurnal Sea Games XXIV di Thailand. Tepatnya pada kolom perolehan medali.
Thai
Viet
S'pore
Malay
Filip
INDON
...
dst
Hiks, saya lupa sejak kapan Indonesia terpuruk begini khususnya dalam bidang olahraga. Sejak reformasi? Yang jelas sejak Indonesia kepayahan mengumpulkan medali, sejak itu pula saya kehilangan minat untuk menyaksikannya.
Tapi saya masih ingat betul, DULU Indonesia itu hampir selalu pasti merajai arena Sea Games. DULU saya selalu antusias menyimak jalannya pertandingan, berapa jumlah medali yang diperoleh dari hari ke hari, dsb. DULU musuh bebuyutan cuma Thailand, itupun jumlah medali yang diperoleh masih terpaut jauh. DULU saya sempat memimpikan kalau Indonesia bakal menjadi musuh bebuyutan Cina di ajang Asian Games.
Tapi KINI????
Hei, bahkan Vietnam yang DULU termasuk papan bawah KINI sudah melesat unggul dalam perolehan medali. Terlepas dari para atlet kita yang sudah mati-matian membela negara, faktanya perolehan medali Indonesia memang sedikit. Berarti negara lain sudah lebih unggul. Itu saja.
"Maaf, kinerja KONI sudah maksimal, cuma anggaran pemerintah saja yang kurang."
"Pemerintah sudah memberi hak otonomi pada masing2 daerah untuk mencetak bibit unggulnya sendiri dan melahirkan atlet2 unggulan bangsa."
"Atlet sekarang lebih manja, hanya mau berlatih jika fasilitas terpenuhi."
dsb
dst
...
..
.
Terbayang sudah macam2 alasan tadi, padahal saya cuma mau jawaban, cukup satu jawaban, bilang saja OK! *halah, jadi nyanyi lagunya T2, kkkkk!*
Saya cuma mau bilang fakta bahwa DULU Indonesia bangsa besar dalam bidang olahraga. IMHO, KINI Indonesia cuma namanya saja yang besar.
Saya si skeptis pun melipat koran sekenanya. Sebelum beranjak pergi saya melihat kolom yang belum sempat terbaca:
DPRD PERTANYAKAN KEPERGIAN 15 ORANG PEJABAT PEMDA KAB. BOGOR KE THAILAND
Keberangkatan mereka dalam rangka mendukung atlet daerahnya. Padahal jumlah atlet dari kab. Bogor sendiri kurang dari 15 orang.
Hwarakadah!
Thai
Viet
S'pore
Malay
Filip
INDON
...
dst
Hiks, saya lupa sejak kapan Indonesia terpuruk begini khususnya dalam bidang olahraga. Sejak reformasi? Yang jelas sejak Indonesia kepayahan mengumpulkan medali, sejak itu pula saya kehilangan minat untuk menyaksikannya.
Tapi saya masih ingat betul, DULU Indonesia itu hampir selalu pasti merajai arena Sea Games. DULU saya selalu antusias menyimak jalannya pertandingan, berapa jumlah medali yang diperoleh dari hari ke hari, dsb. DULU musuh bebuyutan cuma Thailand, itupun jumlah medali yang diperoleh masih terpaut jauh. DULU saya sempat memimpikan kalau Indonesia bakal menjadi musuh bebuyutan Cina di ajang Asian Games.
Tapi KINI????
Hei, bahkan Vietnam yang DULU termasuk papan bawah KINI sudah melesat unggul dalam perolehan medali. Terlepas dari para atlet kita yang sudah mati-matian membela negara, faktanya perolehan medali Indonesia memang sedikit. Berarti negara lain sudah lebih unggul. Itu saja.
"Maaf, kinerja KONI sudah maksimal, cuma anggaran pemerintah saja yang kurang."
"Pemerintah sudah memberi hak otonomi pada masing2 daerah untuk mencetak bibit unggulnya sendiri dan melahirkan atlet2 unggulan bangsa."
"Atlet sekarang lebih manja, hanya mau berlatih jika fasilitas terpenuhi."
dsb
dst
...
..
.
Terbayang sudah macam2 alasan tadi, padahal saya cuma mau jawaban, cukup satu jawaban, bilang saja OK! *halah, jadi nyanyi lagunya T2, kkkkk!*
Saya cuma mau bilang fakta bahwa DULU Indonesia bangsa besar dalam bidang olahraga. IMHO, KINI Indonesia cuma namanya saja yang besar.
Saya si skeptis pun melipat koran sekenanya. Sebelum beranjak pergi saya melihat kolom yang belum sempat terbaca:
DPRD PERTANYAKAN KEPERGIAN 15 ORANG PEJABAT PEMDA KAB. BOGOR KE THAILAND
Keberangkatan mereka dalam rangka mendukung atlet daerahnya. Padahal jumlah atlet dari kab. Bogor sendiri kurang dari 15 orang.
Hwarakadah!
16.11.07
Batja Batja
| Rating: | ★★★★★ |
| Category: | Books |
| Genre: | Childrens Books |
| Author: | Various |
Dulu saya dijuluki kutu buku. Di antara sekian banyak terbitan yang dibaca pada saat itu (mulai kisah Budi-Wati-Iwan terbitan Balai Pustaka, komik2na Ganes TH, komik2 terbitan Misurind, novel2na Freddy S. sampe Nick Carter, hingga roman sejarah Quo Vadis yang tebalnya beratus-ratus lembar), tercatat beberapa nama pengarang yang menjadi favorit Badai kecil:
Arswendo Atmowiloto
Pengarang serial Keluarga Cemara, dan juga perintis tabloid gosip Monitor ;p
Why
Bapak media yang satu ini jagoan bikin kisah Keluarga Cemara begitu memilukan namun tetap menghibur.
How
Dulu suka ikutan mellow abis baca kisah ini, meski tetap gak habis pikir sampe sekarang kenapa Abah yang mantan direktur itu bisa begitu saja terpuruk dalam kemiskinan? Sebagai direktur pastinya banyak relasi, apalagi Abah kan orangnya baik, pastinya makin banyak pula rekanan baik, yang pastinya gak segan2 membantu Abah ketika terpuruk. Menurut saya justru idealisme Abah itu yang mengurungnya dalam kemiskinan abadi.
Astrid Lindgren
Pengarang kisah Pippi, Madita/Madicken, Emil, dan anak-anak Bullerbyn.
Why
Saya suka sekali pada karakter2nya yang out of the box, nyeleneh, jahil, bahkan sesekali terkesan kurang ajar.
How
Sedikit banyak mempengaruhi karakter saya. Misal: tidur gaya Pippi, kaki ditaruh di atas bantal. Terkadang masih keterusan sampe sekarang. Malah dimodifikasi lagi: guling buat kepala, bantal buat kaki. Atau kaki jadi tumpuan kepala *mulai berlebihan*
Bung Smas
Pengarang kisah si Noni. Gak disangka info terkini ttg beliau berasal dari MP juga, termasuk foto dirinya. Pengarang bersahaja ini bernama asli Sams (mirip nama Bams, ada korelasi keluargakah? -> halah mulai bergunjing!)
Why
Huhuhu kisah persahabatan yang mengharubiru antara gadis tomboy dan buronan polisi. Menurut saya hubungan ini malah berkesan eksotis, liar dan tak tersentuh.
How
Pernah berharap supaya Bung Smas menulis kelanjutan kisahnya hingga si Noni beranjak dewasa, dan menyadari bahwa cinta sejatinya memang buat si Godek, the untouchable prince.
Oya, berkat kisah ini pula saya sempet tau seluk beluk kota Semarang (meskipun baru sekali ke sana, huhuhu).
Edith Unnerstad
Pengarang serial keluarga Larsson. Wanita ini juga cukup misterius karena setelah saya googling kemana-mana teteup gak nemu foto dirinya.
Why
Saya suka karena ceritanya menggambarkan keakraban keluarga 7 anak yang terdiri dari bermacam2 karakter unik namun tetap kompak. Nama tokohnya juga unik2, ada Dessi, Mirre, Rosalind, Lars, Knutte, Pysen, dan O Mungil.
How
Saya sempat merintis hobi sebagai pemakan kertas (mengikuti karakter Pysen, si bandel yang hobi makan kertas), meski tak berkembang karena tidak ada dukungan keluarga dan finansial, hehe..
Oya, ternyata kertas dari buku teks Balai Pustaka lebih enak dari sekedar kertas di buku tulis AA. Oh, jangan coba buku gambar, rasanya alot!
Enid Blyton
Pengarang Lima Sekawan, Sapta Siaga, Pasukan Mau Tahu, Malory Towers, dll.
Aktivis anak ini sempat digosipkan lesbian karena dalam buku2nya pasti terdapat karakter gadis tomboy dan pemberontak (emang ngaruh gitu?).
Why
Saya paling suka penggambaran adegan makan yang detail: roti tebal empuk bersalut mentega, bertumpuk-tumpuk daging asap, sosis panggang, dan minumannya limun jahe! Sluuurp!
How
Saya sempat terobsesi pengen minum limun jahe yang sebenar2nya. Mungkin rasa yang mendekati adalah bir Bogor (air jahe yang dikocok hingga berbusa dan didinginkan dan cuma dijual di gang Aut, Bogor). Ginger ale juga mendekati sih sepertinya.. *jadi nglantur*
Hilman Hariwijaya
Pengarang serial Lupus dan Olga. Dulu doski kuyuuus banget namun sempat jadi idola dimana-mana.
Why
Biarpun Lupus bukan cerita anak-anak, tapi kisah ini sudah bikin saya haha-hihi sendirian sejak pertama kali baca di majalah Hai (dimana majalah Hai pun bukan bukan majalah anak-anak, hihi ;p)
Tapiii.. Lupus udah gak lucu lagi sejak jadi komersil, ceritanya jadi garing abis :( Kalo serial Olga masih lumayan kocaklah.
How
Terpengaruh euphoria Lupus, saya sempat ngarang cerita tandingan, judulnya Nisaninani. Singkatan dari nama tokohnya: Nisa, Sani, dan si kembar Nina dan Nani. Nah, si Sani ini tokoh utamanya, satu2nya anak cowok di keluarganya, tinggi kurus hobi makan permen karet, settingnya di Bogor. Haha, jayus abis!
Tatang S
Pengarang komik masterpiece: Petruk Gareng! Nama pengarangnya sederhana namun langsung membekas di ingatan: Tatang S. Belakangan baru ketahuan kalo S-nya itu singkatan dari Suhenra.
Why
Siapa sih yang gak tau tokoh Petruk dan Gareng dari kampung Tumaritis? Komik asli Indonesia tuh, sudah jauh populer sebelum era Manga. Koleksinya sedep, dengan judul-judul yang mengundang selera: Setan Emosi, Misteri Janda Muda, dll.
How
Sejak kecil pengen salaman sama beliau karena komiknya begitu digemari (oleh saya tentunya, hehe). Sosoknya lumayan misterius, sampe akhirnya pada tahun 2000-an di setiap bukunya pasti tercetak foto dirinya. Btw saya kurang update nih, apa beliau masih aktif berproduksi sampai sekarang?
Mari-mari kita giatkan kembali hobi baca-baca!
6.8.07
7Horror
| Rating: | ★★★★★ |
| Category: | Movies |
| Genre: | Horror |
Dari sekian banyak film horor yang sudah ditonton, tersebut 7 film yang paling meremangi bulu kuduk. Kenapa bintang 5? Urutan dibuat berdasarkan tingkat keseramanan versi duaBadai, dan masih mungkin berubah secara ada banyak kandidat lain yang belum ditonton: The Shining, Rosemary's Baby, dan mungkin juga Alone yang sedang tayang di bioskop.
Btw kalau ada salah kata atau kesamaan nama/tempat, mohon dimaapkan ;p
Sekilas mirip The Omen, film asli Indonesia ini berkisah tentang seorang anak yang dipengaruhi kekuatan setan.
Film generasi 80an ini masih punya efek sederhana, 'cemen' kalo bisa dibilang begitu. Namun berhubung saya nontonnya ketika masih kecil, euphoria ketakutan itu masih tetap membekas sampe sekarang.
spookiest scene:
- kakek2 nyeremin muncul dari lubang ventilasi kamar mandi, udah gitu ada tangan kehitaman menjulur keluar dari lubang toilet
- pengendara motor pas ngelirik spion ternyata ada bayangan kakek2 menyeringai dari belakang punggungnya, padahal dia sama sekali gag bonceng siapa2
side effect:
jadi males ngojek, dan sempet parno sama lubang2 di toilet ;p
Kisah tentang badut durjana yang menghantui sekelompok anak2, bahkan hingga mereka beranjak dewasa.
Stephen King emang jagoan nakut2in orang, apalagi bagi saya yang masih polos waktu menonton ini (maksudna menonton dalam keadaan polos, kkkkk :D)
spookiest scene:
- pemunculan muka badut dari gorong2
- ilustrasi di buku yang tiba2 bergerak sendiri
side effect:
jadi antipati sama yang namanya badut ataupun ondel2
Berkisah tentang keresahan Nicole Kidman dan dua anaknya oleh munculnya hal2 misterius di dalam rumah yang mereka tempati.
Gelap, mencekam, dan ending yang mengejutkan, ah saya suka 'ditipu' oleh film ini.
spookiest scene:
- Nicole menegur anak perempuannya yang sedang main boneka2an, tapi ternyata yang nengok malah nenek2, hiiiiy!
- album foto jadoel yang isinya ternyata gambar2 orang mati, termasuk foto para pelayan yang baru saja diterima kerja di rumah itu
side effect:
makin suka sama Nicole yang bermain ciamik disana (halah)
Cerita tentang rumah terkutuk dengan banyak adegan dan efek suara yang 'terkutuk' pula. Nyeremin!
spookiest scene:
- sesosok kepala yang tiba2 muncul dari balik tingkap loteng diiringi bunyi erangan yang menyeramkan
- jasad perempuan yang terbungkus plastik berusaha turun dari tangga, dengan bunyi kresek2 dan kretak2 yang bikin merinding
side effect:
suka niru2 bunyi erangan (meski hasilnya malah terdengar seperti 'erangan' dalam arti lain) ;p
Adalah petualangan Sadako membalas dendam lewat video maut.
Film versi Jepun-nya emang lebih mumpuni. Senyap, lebih sedikit ilustrasi musik, alur lambat, namun JREEEENG sekali setannya muncul langsung ngagetin abis!
Ini film pertama yang sukses bikin saya teriak ketakutan!
spookiest scene:
- Sadako muncul keluar dari layar tipi, dengan cara merangkak yang aneh, dan cara berjalan yang gak banget
- sewaktu manjat sumur dikejar Sadako, kirain doski udah nyerah ngejar, eh gak taunya mukanya udah ada disamping aja gitu, kyaaaaaa!
side effect:
mental break down, yang tadinya takut, tapi terakhirnya malah kasian sama Sadako
Apa jadinya kalo menerima donor mata dari seseorang yang ternyata mati bunuh diri? Tentu saja bisa melihat kematian, penjemput nyawa, dan hal2 gaib lainnya. Meskipun ending-nya antiklimaks, inilah film Asia lainnya yang mampu bikin saya teriak sekaligus pengen kabur ke ujung dunia (mulai hiperbolis) ;p
spookiest scene:
- suara rintihan sayup2 di koridor rumah sakit, kemudian hening bbrp detik, dan tiba2 aja suara rintihan itu terdengar keras tepat di kuping
- adegan terhoror dalam lift, ada bapak2 tua di belakang, mukanya cuma sebelah, dan dia melayang aja gitu hingga mendekati tengkuk
side effect:
gak pede kalo di dalam lift sendirian, kecuali lift yg banyak cerminnya (narcissus syndrome)
Lho, kok bisa?
spookiest scene:
- waktu anaknya DI Panjaitan menjerit histeris "Papiiii! Papiiii!" sambil melumurkan darah papinya ke muka
- waktu adegan penyiletan wajah, trus oknum Gerwani-nya ngemeng gini "Darah itu merah, Jenderal!"
side effect:
bahwa Soekarno itu pengecut, Soeharto itu 'the only hero', dan Gerwani itu perkumpulan ibu tiri...
*pikiran seorang Badai kecil nan lugu*
Namun ternyata itu semua cuma propaganda Orba untuk menyuci-otak rakyatnya.
Wajar kalo kemudian gw mengkategorikannya sebagai film horor paling top!
27.7.07
AMKM: Air Mata
'Aku Menanya Kau Menjawab', adalah rubrik tanya jawab interaktif bagi para pengunjung duabadai.multiply.com ;p
Bisa dibilang, sempalan hidup untuk berbagi. Satu tanya dengan banyak jawab. Siapapun dipersilakan menjawab (boleh salah satu ataupun semua pertanyaan), asalkan tidak OOT, apalagi menyinggung SARA. Selamat menikmati AMKM!
Catatan:
Semua kejadian dalam rubrik ini adalah nyata, kecuali nama samaran pengirim (dicetak miring) yang memang sengaja dibuat2 demi keperluan rating ;p
>> Religi
Waktu itu saya sedang berpuasa. Selepas subuh, saya tertidur dan kemudian bermimpi sedih. Ceritanya saya menjadi duta Unicef [obsesi kebawa mimpi, hehe], dan sedang mengunjungi anak2 terlantar di pengungsian. Kondisinya sangat mengenaskan. Seorang anak yang menderita busung lapar tampak terpuruk sekarat di hadapan saya.
Begitu terharunya sampai dada saya sesak hingga kemudian mendadak terbangun. Air mata sudah meleleh di kedua pelupuk.
Apakah puasa saya batal karenanya?
(Ferry Salim wannabe)
>> Kesehatan
Gw bete soalnya kalo bersin kadang2 bisa lebih dari 7x non-stop, sampai mengeluarkan air mata. Dan gw pernah baca bahwa setiap kali bersin jantung kita ikut berhenti berdetak selama sepersekian detik. Hadoooh, berarti kalo misal 7x bersin maka jantung gw pun ikutan 7x berhenti berdetak. Seyeeeem.....
Pertanyaan gw banyak neh:
- Benar gak sih begitu faktanya, dan apa pengaruhnya bagi kesehatan gw?
- Apa penyebab bersin tak berhenti, dan adakah penyembuhnya?
- Kenapa air mata ikut keluar?
- Apa bedanya bersin dan berbangkis?
(Mr. A)
>> Tata Bahasa
Mana penulisan yang benar: airmata atau air mata?
(soal ujian dari JS Badudu)
Subscribe to:
Posts (Atom)